CASTING

28 09 2007

Bagian-bagian Cetak

  1. Pouring Basin berfungsi manampung kotoran atau slag (terak) yang ikut terbawa pada saat menuangkan logam dari laddle berfungsi juga menampung kelebihan logam cair.
  2. Riser berfungsi untuk menanpung kelebihan logam cair sebagai cadangan bila terjadi penyusutan dan juga berfungsi sebagai pemberat.
  3. Saluran turun (sprue) berfungsi untuk meneruskan lagam cair dari cawan tuang ke runner dan saluran masuk (gate).
  4. Gate berfungsi sebagaii saluran masuk yang menghubungi runner dengan rongga cetak (cavity).

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam perencanaan pola:

  1. SHRINKAGE
  2. KELEBIHAN MATERIAL
  3. DRAFT ANGLE
  4. DISTORSI
  5. PATING LINE

B. PERMANENT MOLD CASTING

Jenis pengecoran ini , cetakannnya dapat dipakai berulang kali (terbuat dari logam dan grafit). Pengecoran ini dikhususkan untuk pengecoran logam non ferrous dan paduan.

Kualitas pengecoran ini tergantung dari kualitas mold, umumnya dikerjakan dengan machining untuk mendapatkan kualitas yang bagus maka dikerjakan dengan proses machining yang memiliki keakuratan yang tinggi

Advantage Permanent Mold Casting:

  1. Produksi Tinggi
  2. Cetakan dapat dipakai berulang kali
  3. Dalam operasinya tidak diperlukan tenaga ahli
  4. Ketelitian produk lebih baik daripada sand casting
  5. Tidak memerlukan proses lanjutan

Disadvantage Permanent Mold Casting:

  1. Harga cetakan mahal
  2. Perlu perhitungan yang tepat dalam mengerjakan cetakan
  3. cetakan untuk satu macam produk
  4. ukuran produk kecil dan sederhana
  5. tidak dapat mengecor baja

C. CENTRIFUGAL CASTING

Prinsip: Menuangkan logam cair ke dalam cetakan yang berputar dan akibat gaya centrifugal logam cair akan termampatkan sehingga diperoleh benda kerja tanpa cacat.

Pengecoran ini digunakan secara intensif untuk pengecoran plastik , keramik, beton dan semua logam.

Advantage Centriugal Casting:

  1. Riser tidak diperlukan
  2. Produk yang berlekuk-lekuk dapat diproses dengan kualitas permukaan baik
  3. toleransi dimensi kecil
  4. ketebalan benda kerja uniform

Disadvantage Centrifugal Casting:

  1. Harga peralatan mahal
  2. Biaya maintenance mahal
  3. Laju produksi rendah
  4. One product in one mold
  5. Gaya centrifugal besar

 

 

 

Pengecoran Centrifugal dapat dibagi 2 macam , yaitu:

A. Pengecoran Centrifugal Mendatar

B. Pengecoran Centrifugal Vertikal

PROSES CENTRIFUGING

D. INVESTMENT CASTING

Proses pengecoran dengan pola tertanam dalam rangka cetak , kemudian pola dihilangkan dengan cara pemanasan sehingga diperoleh rongga cetak.

Pola biasanya terbuat dari lilin (wax) , plastik atau mateial yang mudah meleleh . Pengecoran ini sering juga disebut WAX LOST CASTING.

Proses Pengecoran ini Dibagi 2 Macam:

A. Investment Flask Casting

B. Investment Sheel Casting

Prosedur Investment Casting:

  1. Membuat Master Pattern
  2. Membuat Master Die
  3. Membuat Wax Pattern
  4. Melapisi Wax Pattern
  5. Mengeluarkan Wax Pattern dari Mold
  6. Preheat Mold
  7. Menuangkan logam cair
  8. Mengeluarkan Produk

Proses yang termasuk juga Investment Casting adalah FULL MOLD PROCESS atau LOST FOAM PROCESS. Bahan Pattern biasanya Expanded Polystyrene.

 

 

E. DIE CASTING

Proses ini mempergunakan tekanan dalam memasukkan logam cair ke dalam rongga cetakan dan dengan dibawah tekanan dibiarkan membeku .

Die Casting umumnya untuk logam non Ferrous dan paduan . Die biasanya terbuar dari baja yang dikeraskan.

Advantage Die Casting

  1. Ukuran dan bentuk benda sangat tepat
  2. Jarang menggunakan proses finishing
  3. Baik untuk produksi massal
  4. Waste material rendah.

Disadvantage Die Casting

  1. Harga mesin dan cetakan mahal
  2. Bentuk benda kerja sederhana
  3. Benda kerja harus segera dikeluarkan
  4. Berat dan ukuran produk terbatas
  5. Umur cetakan menurun

Berdasarkan prosesnya , Die Casting dapat dikelompokkan 2 jenis:

A. Hot Chamber Die Casting

B. Cold Chamber Die Casting

HOT CHAMBER DIE CASTING

Pada proses ini , tungku pencair logam jadi satu dengan mesin cetak dan silinder injeksi terendam dalam logam cair. Silinder injeksi digerakkan secara pneumatik atau hidrolik. Pada umumnya Die Casting jenis ini hanya cicik untuk deng, timah putih, timbal dan paduannya.

Pada mesin ini mempunyai komponen utama : silinder plunger , leher angsa (goose neck) dan nozzle.

 

Logam cair ditekan ke dalam rongga cetakan dengan tekanan tetap dipertahankan salama pembekuan terjadi. Leher angsa yang terendam logam cair sewaktu plunger pada kedudukan teratas . Kemudian logam cair diinjeksikan ke rongga cetakan dengan amat cepat.

COLD CHAMBER DIE CASTING

Pada mesin cetak ini, tungkunya terpisah dari mesinnya. Mesin membutuhkan tekanan yang lebih besar untuk menutup cetakan dan pengisian rongga cetakan.

Cara kerja mesin ini, dimulai dari pencairan logam cair kemudian dituangkan ke dalam plunger yang berdekatan dengan cetakan, baru dilakukan penekanan secara hidrolis . Proses ini biasanya cocok untuk logam-logam yang memiliki temperatur leleh tinggi, misalnya aluminium dan magnesium.

 

The Advantage of Cold Chamber Die Casting:

  1. Produk yang dibuat Hot Chamber bisa dibuat di sini
  2. Tidak terjadi serangan panas dari logam cair pada bagian mesin
  3. Dapat dioperasikan pada tekanan tinggi
  4. Kualitas benda kerja dapat dikontrol

The Disadvantage of Cold Chamber Die Casting

  1. Diperlukan alat bantu
  2. Siklus kerja lebih lama
  3. Kemungkinan cacat cukup besar

PROBLEM SOLVING

Perusahaan X bergerak dibidang pengecoran . 30% dari setiap benda cor dipotong dan dileburkan kembali dengan kerugian 5% selama peleburan . Benda cor tadi beratnya 200 gram dan waktu untuk satu siklus 4 menit . Jumlah order sebanyak 3000 buah
Tentukan: jumlah ton aluminium yang harus disediakan (bahan benda cor aluminium)

Solusi:

 

M = Massa Benda Coran
N = Jumlah Produk Yang DiproduksiW=M[1+(N-1)(1-0.3 x o.95) + 0.3 x 0.05]
W=200 [ 1+(3000-1)(1-0.285) +0.015]
W=429.060 gramJadi total aluminium yang harus disediakan 429,06 kg

F. INJECTION MOLDINGPerbedaan dengan Die Casting adalah cara material diumpankan dan msuk ke rongga cetakan . Injection molding dikhususkan untuk material non logam , mis gelas, plastik dan karet.

Butiran plastik dimasukkan dalam hopper kemudian feed screw butiran plastik dipanaskan oleh elemen pemanas kemudian pada waktu sampai di nozzle sudah berupa cairan plastik dan cairan plastik ditekan masuk ke rongga cetakan . Die pada injection casting dilengkapi dengan sistem pendingin untuk membentu proses pembekuan (solidifikasi).

G. BLOW MOLDING

Proses ini digunakan untuk produk plastik, gelas dan karet , seperti botol plastik, gelas minuman, nipple karet, gelas kendi , dsb.

Proses ini diawali dengan pembuatan parison (gumpalan cair dalam bentuk penampang pipa) dan dimasukkan ke mesin cetak tiup . Kemudian udara ditiup masuk melalui lubang penampang pipa, karena desakan udara maka gumpalan tadi akan menyesuaikan dengan bentuk cetakan dan dibiarkan sampai menjadi padat.

The Advantage of Injection Molding

  1. Keakuratan dimensi tinggi
  2. Kualitas permukaan baik
  3. Siklus kerja pendek

The Advantage of Injection Molding

  1. Harga mesin mahal
  2. Ekonomis untuk produksi massal

H. COMPRESSION MOLDING

Proses ini diawali dengan pengukuran jumlah resin thermosetting plastik yang dibutuhkan untuk ditempatkan pada rongga cetakan. Kemudian mold dipanaskan dan dikompresi sehingga cairan resin akan mengisi rongga cetakan dan mengalami proses pengerasan secara kimiawi sehingga bentuknya sesuai dengan mold.

Umumnya proses ini digunakan untuk resin phenolic , resin alkyd, resin aldehyde, dan urea. Resin yang digunakan bisa berbentuk powder , granular, serpih, rope, dan rod.

Siklus kerja proses ini cukup panjang , sekitar 3-20 menit . Temperatur cetakan harus dipertahankan sepanjang proses dan range temperatur 250-400 F bergantung jenis materialnya.

Umumnya cetakan terbuat dari baja perkakas dan dipolishing sehingga finishing permukaan sangat baik.

Produk yang dihasilkan sistem elektrikalotomotif, gear plastik, panel plastik, dsb.

I. TRANSFER MOLDING

Untuk mencegah turbulensi dan tidak mengalirnya material sehingga seringkali menghasilkan benda kerja tidak uniform akibat gaya tekannan tinggi compression molding, transfer molding seringkali digunakan untuk mengatasi hal tersebut.

Material plastik ditempatkan pada cavity plunger , dimana plastik tersebut dipanaskan sampai melebur . Kemudian plunger menekan cairan plastik untuk mengalir ke rongga cetakan.

Produk yang dihasilkan proses ini toleransi baik, ketebalan tipis, finishing bagus.

About these ads

Aksi

Information

13 tanggapan

16 12 2007
tomi

Salam,
mas, saya mau tanya kalau buku : Budiarto, 2001. Perancangan peralatan pencetak (PPL 3) Politeknik Manufaktur Bandung.

22 12 2007
Ika

wah. saya baru tahu kalau ternyataada info mengenai pengecoran dalam bahasa indonesia..
biasanya referensi selalu dalam bahasa inggris.
kalau boleh saya ingin tau situs2 apa saja mengenai info pengecoran yha??
soalnya saya sedang mengerjakan project analisa proses investment casting dan sedang menganalisa mengenai kegagalan2 proses di proses ini.mungkin bisa tolong bantuannya..atau bisa membantu cari tau mengenai perbedaan menggunakan gram aluminium atau batangan aluminium yang dileburkan terhadap hasil pengecoran..
terima kasih.
Ika-Surabaya

26 12 2007
Berry Feriawan

Tolong dong kasih tahu saya tentang cara teknik pembuatan mold (rumus2nya dan penyusutan tiap2 material) terimakasih.

27 12 2007
afri

sorry neh saya belum ada waktu luang untuk update blog,…
lg persiapan merried (www.afri-irma.com) :)
mungkin setelah 5 januari 2008. makasih udah mengunjungi blog saya

15 01 2008
Margono

Bagus juga ada ulasan mengenai Die Casting ini, sebenarnya saya mau order 1 ( satu ) set peralatan untuk PENGECORAN TIMAH penghubung kepala accu buat mobil, tapi saya gak punya banyak reference, kalau temen2 ada yang bisa garap ini mohon hubungi saya di :
PT. DHARMA ELECTRINDO MANUFACTURING
JL. Jababeka III Blok C 17 W Cikarang Industrial Estate
Bekasi 17530
Phone : 021 89832677/78
Fax : 021 89833074
Ditunggu segera respons temen2 semuanya

20 01 2008
X_DHEY

investment casting untuk lebih jelasnya gmn?

31 01 2008
S. arif

Tolong dong, standart-standart internasional yang dipakai untuk toleransi dimensi hasil pengecoran sesuai macam-macam casting, terimakasih sebelumnya

12 02 2008
anto

temen2 yang pingin lihat2 tempat pengecoran mampir aja ke

http://prototyping.multiply.com

thx

Anto

12 02 2008
anto
11 03 2008
Joni

Perkenalkan, saya Joni dari Balai Batik dan Kerajinan Jogja…

Sekarang saya menekuni casting perak (jewelry)…Kami menggunakan centrifugal casting dengan sistem Wax Lost Casting….Namun hasilnya tidak masksimal, karena produknya sering mempunyai porous…Untuk sekarang ini yang berkembang adalah vacuum casting…Problemnya adalah mahalnya vacuum casting yang diproduksi oleh german (350 juta)….mungkin mas punya referensi untuk pembuatan alat vacuum casting di Indonesia….setahu saya sekrang ini yang sedang berkembang adalah vacuum casting, karena centrifugal casting kurang memiliki kesempurnaan.
Selain itu juga saya baru nyari Software untuk pemodelan 3-D khusus untuk perhiasan, nama softwarenya ArtCam Pro/Insignia….keluaran Delcam..Apakah mas punya tau bisa mencarikan software tersebut…jika ada, harganya berapa?

Makasih atas tanggapannya…mungkin kita bisa berkorespondensi melalui email…email saya setiawanjoni@yahoo.com atau joni-s@depperin.go.id…..

Makasih…Salam kenal.

12 03 2008
mei

Selamat malam
Saya mahasiswa tehnik mesin bidang studi Metalurgy dari perguruan tinggi negeri disurabaya berencana untuk membuat tugas akhir tentang pengecoran logam,sekarang saya kebingungan untuk mencari topik tentang pengecoran.Kalo dari anda ada masalah2 tentang pengecoran kiranya kita bisa bekerjasama untuk mengadakan penelitian yang kaitannya tentang pengecoran logam.Demikian tawaran tolong ditanggapi
Thank best regard

25 03 2008
Alhafis Kamaludin

salam kenal mas afri… saya seorang mahasiswa dan sekarang saya ingin menyelesaikan studi dan saya membahas tentang blow molding, saya ingin lebih tau mengenai cetakannya, bagaimana sistem pendinginan pada cetakan tersebut…
saya harap mas dapat membantu saya..
Apeace_Soegiono@yahoo.co.id

2 04 2008
Fitspel

Sya lagi nyusun Ta mengenai pengecoran logam dengan pola styrofoam. Yang saya ingin tau bagaimana cara pemanasan pola pada saat pengecoran.
Saya harap bantuannya. Trims
Fiz_xx@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: